Kenali Tanda-Tanda Cream Pemutih Yang Berbahaya

Kenali Tanda-Tanda Cream Pemutih Yang Berbahaya – Ada yang tahu, berapa banyak merk cream pemutih yang beredar di pasaran negeri ini ?? Tepat….jawabannya adalah buanyak sekali !!

Penduduk Indonesia yang jumlahnya banyak ini merupakan konsumen potensial bagi produsen kosmetik baik itu dari luar maupun dalam negeri. Ditambah sifat konsumtif sebagian besar penduduk negeri ini, maka tidak heran jika para produsen kecantikan berlomba-lomba menciptakan produk kosmetik baru setiap waktunya.

Dari satu sisi, hal ini memberikan dampak positif karena dapat membuat orang termotivasi untuk merawat dirinya, serta lebih perduli lagi dengan kebersihan dan kecantikan kulitnya. Namun disisi lain tingkat pengetahuan masyarakat yang masih rendah terhadap produk kosmetik yang bagus serta keinginan mendapatkan hasilnya secara instant, menyebabkan masih banyak orang membeli produk tanpa memperhatikan keamanannya dan lebih tertarik dengan janji-janji manis produsen serta harga produk yang murah.

Contohnya pada produk cream pemutih. Produk ini sangat laris dipasaran karena asumsi yang diyakini sebagian besar kaum wanita, wajah cantik itu harus putih dan mulus. Sayangnya masih banyak konsumen yang lebih tertarik pada hasilnya yang cepat dan harganya yang murah tanpa memperdulikan kandungan yang terdapat dalam cream pemutih tersebut. Cream pemutih dengan kandungan bahan yang berbahaya, cenderung memberikan hasil instant, namun hal ini tidak bertahan lama karena bukan hanya wajah yang akan kembali kusam tapi juga dapat menyebabkan kerusakan permanen terhadap wajah.

Mengenali tanda-tanda dari cream pemutih yang berbahaya menjadi hal yang penting, agar terhidar dari resiko yang tidak diharapkan. Berikut ini adalah ciri-ciri dari cream pemutih yang berbahaya :

  1. Tidak memiliki izin BPOM. Cream pemutih yang tidak memiliki nomor registrasi BPOM diragukan keamanannya, karena bukan tidak mungkin kandungan berbahaya yang terdapat didalamnya menjadikan produk tersebut tidak lulus uji keamanan. Untuk mengetahuinya, silahkan cek pada kemasan produk atau bisa bertanya langsung pada penjualnya kemudian kroscek langsung keaslian nomor registrasinya di website resmi BPOM yakni http://cekbpom.pom.go.id/.
  2. Memiliki aroma yang menyengat. Cream pemutih yang mengandung bahan kimia berbahaya biasanya memiliki aroma yang menyengat. Aroma ini berasal dari parfume yang ditambahkan dalam dosis yang banyak untuk menutupi aroma asli dari bahan kimia yang ditambahkan.
  3. Memiliki warna yang mencolok. Warna cream yang mencolok seperti kuning ngejreng atau putih yang mengkilap patut dicurigai sebagai produk kosmetik yang tidak aman. Produsen yang nakal biasanya menambahkan pewarna tekstil yang berharga murah demi mendapatkan keuntungan yang banyak.
  4. Sifat cream lengket dan teksturnya kasar. Cream yang tidak aman biasanya memiliki sifat yang lengket, dan memiliki tekstur yang kasar. Terkadang ada bagian cream yang tidak tercampur secara merata sehingga terpisah bagian yang cair dengan yang kental. Ketika dioleskan ke bagian kulit akan terasa bulir-bulir kecil yang kasar.
  5. Cream terasa panas dan perih ketika dioleskan. Setiap orang pada dasarnya memberikan kepekaan yang berbeda beda terhadap zat tertentu. Namun zat kimia berbahaya yang terdapat dalam cream pemutih cenderung akan memberikan reaksi yang cukup keras seperti perasan terbakar dan perih yang berlebihan pada kulit, bahkan yang paling parah adalah timbulnya pengelupasan yang ekstrim.
  6. Wajah berwarna merah (seperti tomat) ketika terkena paparan sinar matahari langsung. Pengelupasan yang ekstrim sebagai akibat penggunaan cream pemutih berbahaya, lambat laun menyebabkan kulit semakin tipis dan oleh sebab itu ketika wajah terpapar sinar matahari langsung, warna kulit akan mudah memerah. Hingga pengguna cream akan merasa khawatir dan was-was ketika harus beraktivitas di luar rumah
  7. Putih yang dihasilkan pucat. Warna putih yang dihasilkan dari penggunaan cream pemutih yang tidak aman biasanya putih pucat dan terlalu putih sehingga tampak belang dengan warna kulit bagian tubuh yang lain. Alih-alih tampak cantik dengan kulit wajah putih berseri, yang didapat malah putih pucat seperti orang yang sedang sakit.
  8. Hasil instant tapi tidak bertahan lama. Cream pemutih yang mengandung zat kimia seperti merkuri dan hidrokinon memang sangat cepat menunjukkan hasil. Dalam dua atau tiga hari kulit wajah langsung terlihat putih. Sayang walaupun hasilnya instant tapi efeknya tidak dapat bertahan lama. Penggunaan dalam jangka waktu lama justru akan membuat kulit wajah lebih kusam lagi dari sebelum menggunakan produk.
  9. Menyebabkan ketergantungan. Cream yang mengandung bahan kimia berbahaya akan menyebabkan ketergantungan bagi penggunanya. Ketergantungan ini sifatnya cukup parah, sehingga jika penggunaan dihentikan dalam beberapa hari saja wajah akan cepat kembali kusam. Berbeda dengan cream yang aman, tinggkat ketergantungannya rendah bahkan ada yang sama sekali tidak membuat ketergantungan.

Demikian informasi mengenai tanda-tanda cream pemutih berbahaya yang patut dikenali. Semoga memberikan manfaat bagi siapa saja yang tengah mencari produk pemutih yang benar-benar bagus dan aman bagi kulit dan kesehatan.

Kenali Tanda-Tanda Cream Pemutih Yang Berbahaya